Pengertian dan Contoh dalam Membuat Bisnis Plan Usaha

Eko Dikul

Pengertian dan Contoh dalam Membuat Bisnis Plan Usaha
Bisnis plan seringkali diremehkan keberadaannya oleh pebisnis terutama pemula. Tanpa mereka sadari, sebenarnya bisnis plan inilah dokumen penting yang bisa memperlancar jalannya usaha.

Bisnis plan ibarat kita berjalan adalah sebuah langkah awal yang perlu dipikirkan kita hendak melangkah dan menuju kemana,
Sehingga kita saat berjalan tidak hilang arah dan kebingungan akan tujuan kita. Selain itu juga kita bisa lebih mudah dalam mengembangkan produk atau jalan usaha kita.

Namun apa arti sebenarnya dari Bisnis Plan tersebut?

Pengertian Bisnis Plan

Bisnis Plan adalah sebuah dokumen. Jadi bisa dikatakan bahwa, bisnis plan sebenarnya adalah gambaran atau rencana yang dibuat untuk menjalankan sebuah usaha. Di dalam bisnis plan terdapat aspek penting misalnya latar belakang usaha, visi, misi, bentuk produk, rencana pemasaran, dan lain sebagainya (Hisrich dan Peter, ahli dalam kewirausahaan).

Dokumen ini bisa menjadi rencana cadangan atau sebagai aspek yang menunjang seorang pimpinan usaha menunjukkan rencana bisnis.

Terutama jika ia kurang pandai meyakinkan investor dengan presentasi.

Manfaat Bisnis Plan

Banyak manfaat yang akan bisa anda dapatkan ketika bisa membuat atau menerapakan Bisnis Plan terlebih dahulu sebelum hendak membuat usaha, salah satunya.

Mempermudah Jalannya Bisnis

Alasan pertama tentu mempermudah manajemen bisnis. Dari bisnis plan ini, pimpinan bisa dengan mudah memberitahu karyawan mengenai segala aspek terkait usaha.

Membantu Mendapatkan Investor atau Modal

Fungsinya adalah untuk menunjukkan bahwa bisnis tersebut didirikan atas dasar riset dan berbagai persiapan. Bisnis bukan hanya sekedar keinginan pimpinan, namun juga merupakan hasil pemikiran yang panjang.

Mudah dalam Evaluasi

Bisnis plan, dalam hal evaluasi berfungsi sebagai standar atau pedoman penilaian. Dari hasil evaluasi inilah, bisnis kemudian bisa diperbaiki atau dijalankan dengan lebih bijak.
Lalu seperti apakah langkah atau cara yang tepat untuk membuat bisnis plan yang baik? Mari kita belajar pelan-pelan dan berusaha untuk memahami hal tersebut dari contoh bisnis plan berikut.

Contoh Bisnis Plan

Untuk memperjelas kerangka dan aspek-aspek yang sudah dijelaskan di atas, berikut adalah contoh bisnis plan yang sangat sederhana. Ini merupakan gambaran dasar dari berdirinya food truck untuk anak-anak di sekolah.

Buatlah Visi Dan Misi Usaha

Bagian ini hendaknya dibuat dalam kalimat yang mudah dipahami. Bisa juga dibuat lebih berrima agar bisa dijadikan tag line. Sehingga Visi dan Misi bisa jelas dan gampang untuk dimengerti.

Misalnya, "Makanan Sehat, Hemat dan Ceria" ini cocok digunakan untuk visi sekaligus tagline bisnis itu sendiri. Kemudian, misinya bisa menjelaskan tentang visi tersebut.
1. Food Truck ini hanya memproduksi makanan sehat, tanpa baham penyedap, pengawet, dan pewarna
2. Harga makanan terjangkau sehingga anak-anak tidak kesulitan membeli
3. Desain makanan menarik, sehingga anak senang saat dimakan.
4. Desain truk cantik sehingga anak tertarik untuk datang.

Ini adalah sebuah contoh yang baik dalam membuat Visi dan Misi karena tak perlu panjang terlebih dahulu, karena terkadang dari yang pendek ini bisa menjadi sesuatu yang mudah.

Alasan membuat Food Truck

Latar Belakang Usaha
Bagian pertama tentu adalah latar belakang usaha. Misalnya dalam hal ini adalah alasan mengapa food truck harus diadakan.

“Jajanan anak sekolah terkadang menggunakan banyak bahan penyedap, dan pewarna yang cukup tinggi. Kandungannya bisa merugikan siswa. Terutama mereka yang membeli jajanan tidak sehat tersebut setiap hari. ……….”

Kemudian, setelah merinci tentang kerugian dari jajanan yang sudah ada, bisa mulai dimunculkan solusi melalui adanya food truck ini.

“Untuk itulah, food truck anak sehat ini harus diadakan. Makanan yang dijual dalam food truck, berharga terjangkau. Namun kandungan gizinya sudah diperhitungkan. Tidak ada zat tambahan yang bersifat berbahaya untuk anak. Sehingga orang tua dan guru akan lebih tenang. ……..”

Penjelasan mengenai latar belakang ini bisa diperkaya dengan tinjauan pustaka atau hasil penelitian yang sudah ada. Tujuannya adalah agar latar belakang ini bernilai riset dan bisa dipercaya. (Contoh Bisnis Plan).

Ini hanyalah contoh saja sehingga tidak perlu sama juga tidak apa-apa, Yang terpenting adalah semua hal yang penting mulai dari alasan berdirinya usaha hingga teknis berjalannya usaha tertulis jelas. Sehingga, proses evaluasi dan jalannya bisnis juga jelas.
Eko Dikul
Eko Dikul Hi, I'm Sidikul, as the designer of this blog and I really like to make web design, art and vectors

Comments

Write your comment!

Dapatkan update artikel terbaru dari Toples lewat email. GRATIS!