Dalam dunia kerja atau pekerjaan, hal yang cukup menjadi awal untuk syarat masuk dan diterima kerja adalah Interview. Ya sesi wawancara adalah sesi yang cukup sulit untuk dilewati oleh para karyawan baru. Karena biasanya mereka belum begitu mengenal tips untuk bisa lancar dalam menjawab pertanyaan dari pewawancara.

Tapi sebelum itu ada baiknya anda memperbaiki penampilan anda terlebih dahulu sebelum anda masuk ke dalam ruang interview. Sehingga ketika anda rapi maka anda akan terlihat lebih profesional dan siap untuk bekerja.

Selain itu langkah selanjutnya adalah menjawab interview yang dilontarkan kepada anda. Ada beberapa tips untuk anda yang ingin lancar untuk menjawab juga bisa mempertahankan harga diri anda di depan pewawancara.

Seperti apa tips yang tepat untuk menjawab pertanyaan saat interview yang benar?

Menjawab pertanyaan saat interview

Maka, tibalah saatnya untuk bagian interview. Bagian ini adalah bagian paling penting bagi anda karena berkaitan langsung dengan performa anda nantinya.

Maka, beberapa hal yang harus diperhatikan pada sesi ini adalah sebagai berikut.

#1 Tunjukkan rasa percaya diri anda
Percaya diri menjadi syarat utama bagi anda untuk diterima sebagai karyawan di suatu perusahaan. Modal ini harus anda perhatikan karena percaya diri berkaitan langsung dengan kegiatan komunikasi dalam perusahaan atau dengan luar perusahaan.

Percaya diri juga dapat meningkatkan citra perusahaan apabila karyawan tersebut berhubungan dengan pihak luar.

Selain itu, percaya diri juga erat kaitannya dengan motivasi dalam bekerja. Jika orang yang percaya diri dia akan mampu menyelesaikan tugas tepat waktu, bekerja di bawah tekanan, mendapatkan tantangan baru, maupun penyelesaian masalah yang ada di perusahaan.

Berbeda dengan orang yang tidak percaya diri, orang yang memiliki sifat ini akan selalu pesimis dalam menghadapi berbagai hal. Sehingga, akan menghambat berkembangnya perusahaan.

#2. Jawablah sesuai pertanyaan yang diberikan
Ketika pewawancara mengajukan beberapa pertanyaan. Jawablah sesuai dengan pertanyaan tersebut. Jangan dibuat panjang lebar atau bertele-tele karena hal tersebut akan memberikan kesan buruk bagi pewawancara.

Apabila pertanyaan tersebut hanya butuh jawaban “Ya” atau “Tidak”, maka pilih salah satunya. Jika ada pertanyaan selanjutnya yang masih berkaitan dengan pertanyaan tadi, barulah anda menjelaskannya.

#3. Perhatikan eye contact
Eye contact atau memandang deng serius melalui mata HRD, hal ini perlu anda perhatikan saat sedang interview karena apabila anda melakukan eye contact kepada pewawancara, menunjukkan bahwa anda orang yang serius untuk bergabung dengan perusahaan mereka.
Selain itu, eye contact merupakan salah satu bentuk perhatian untuk menghargai pewawancara anda. Sehingga dengan begitu anda bisa lebih mudah untuk menerima arahan juga apa yang sedang HRD bicarakan.

Selain itu anda juga akan terlihat bisa dipercaya dengan memperhatikan apa yang beliau bicarakan terhadap anda.

#4. Ceritakan masa lalu dengan hal positif
Bagi anda yang sebelumnya sudah pernah bekerja di perusahaan lain sebelum melamar di perusahaan yang sekarang anda lamar ini. Biasanya, pewawancara akan menanyakan alasan kenapa anda meninggalkan perusahaan tersebut. Penting bagi anda untuk memberikan jawaban positif atas pertanyaan tersebut.

Misalnya "Saya pindah dari perusahaan tempat saya bekerja dahulu, karena saya melihat peluang kerja di perusahaan Bapak/Ibu lebih baik". Ini dapat menjadi peluang bagi anda untuk diterima di perusahaan tersebut.

#5. Motivasi Mencari Pekerjaan
hampir semua tes wawancara akan menanyakan apa yang menjadi motivasi anda untuk bekerja di tempat atau perusahaan tersebut. Poin pentingnya adalah jawablah pertanyaan tersebut secara tidak berlebihan dan juga disesuaikan dengan harapan dan keinginan anda terhadap perusahaan tersebut. Bisa juga menjawab dengan menyebutkan bahwa anda sejalan dengan visi dan misi perusahaan.

#6. Jawablah dengan jujur dan apa adanya
Saat interview, jawablah semua pertanyaan yang diajukan pewawancara dengan jujur. Bukan hanya sekedar ingin mendapatkan pekerjaan di perusahaan tersebut, tetapi juga merupakan pertanggung jawaban.

Hindari jawaban seperti "Kelemahan saya adalah saya tipe orang yang perfeksionis" atau "Perusahaan ini membutuhkan orang seperti saya agar terus eksis". Jawaban tersebut memberikan kesan buruk dan menunjukkan sikap jual mahal, padahal anda butuh pekerjaan di perusahaan tersebut.

#7. Bersedia melakukan apa saja demi Pekerjaan
Apabila anda ditanya mengenai kesedian anda untuk bekerja lembur, jawab saja dengan bersedia. Apakah anda bersedia jika menggantikan teman yang sakit, jawab saja bersedia. Selama pekerjaan tersebut masih bisa anda tangani maka jawablah dengan bersedia.

Namun, jika tidak, jawablah dengan disertai alasan yang baik. Melalui hal ini, akan terlihat seberapa besar dedikasi anda untuk perusahaan tersebut.

#8. Menjual kemampuan dalam wawancara.
Saat interview, jangan ragu untuk mempromosikan kemampuan dalam mengerjakan sesuatu. anda juga dapat menceritakan prestasi yang berhubungan dengan kemampuan anda tersebut untuk menambah citra baik anda di depan pewawancara.

Terkadang pewawancara tidak secara langsung menanyakan hal ini, maka andalah yang harus berinisiatif untuk melakukannya. Karena dengan begitu pewawancara akan bisa lebih menganggap anda lebih memiliki inisiatif yang cukup dan peka.

Maka anda bisa saja akan lebih mudah untuk diterima kerja pada sebuah perusahaan. Karena anda menjual apa yang anda pernah kerjakan dan anda miliki.

#9. Saat berkaitan dengan gaji, jawablah dengan normatif
Gaji juga menjadi hal penting yang akan dipertanyakan oleh pewawancara. Jawablah dengan tenang dan tunjukkan profesionalitas anda. Sesuaikan dengan realitas yang ada.

Sehingga anda akan terlihat bisa menjadi karyawan yang memang cerdas juga tidak bisa diangap remeh sehingga harga diri anda bisa saja tetap berada setara dengan lainnya.

Janganlah menuntut gaji yang cukup tinggi apabila anda belum memiliki banyak pengalaman, prestasi, dan profesionalitas pekerjaan belum teruji. Tetapi jawablah sesuai dengan ketentuan dari perusahaan, akan menggaji anda berapa sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan perusahaa.

Apabila jumlah gaji yang ditawarkan tidak sesuai dengan perusahaan tempat anda bekerja sebelumnya, anda dapat menjawab "Mungkin bisa lebih tinggi dari Bapak/Ibu sebutkan, karena sebelumnya saya sudah pernah bekerja di bidang yang sama dan sudah berpengalaman mengenai bidang yang dilamar".